Apa susah untuk merasa?
Mengapa masih saja mempertanyakan cinta?
Bukankah ia seperti angin yang berterbangan sesuka hati
Hinggap diantara makhluk yang menghirup oksigen
Menarik saraf urat mereka sampai menjadi gila
Membuat aliran darah berlari secepat ferrari
Mempercepat keja sel ekskresi untuk mengucurkan keringat
Menyisakan degupan jantung dan air mata saat tahu rasa perihnya seperti luka yang disiram air garam
Lalu, mengapa masih ingin memahami cinta?
Ia bukan matematika yang setiap sudutnya terdapat penjelasan
Bukan juga kimia yang setiap reaksinya dapat dijabarkan
Cinta itu bukan sebuah kitab yang setiap ayatnya bisa ditafsirkan
Ia tenang..
Saat seperti kau terjepam dan terlintas bisikan angin melewati hatimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar